Imunisasi
FITRA PERMANA
C1AA18048
Imunisasi adalah suatu usaha memberikan kekebalan tubuh pada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu, Caranya adalah dengan memberikan vaksin. Vaksin berasal dari bibit penyakit tertentu yang dapat menimbulkan penyakit yang terlebih dahulu dilemahkan. Sehingga tidak berbahaya lagi bagi kelangsungan hidup manusia (Riyadi, 2012). Bayi yang baru lahir memang sudah memiliki antibodi alami yang disebut kekebalan pasif. Antibodi tersebut didapatkan dari ibunya saat bayi masih di dalam kandungan. Akan tetapi, kekebalan ini hanya dapat bertahan beberapa minggu atau bulan saja. Setelah itu, bayi akan menjadi rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Program imunisasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Imunisasi Rutin Lengkap di Indonesia
Kini, konsep imunisasi di Indonesia diubah dari imunisasi dasar lengkap menjadi imunisasi rutin lengkap. Imunisasi rutin lengkap terdiri dari imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan, dengan rincian sebagai berikut:
Imunisasi dasar
Usia 0 bulan : Hepatitis B
Usia 1 bulan : BCG dan Polio 1
Usia 2 bulan : DPT ,HB ,HiB1 dan Polio 2
Usia 3 bulan : DPT ,HB ,HiB 2 dan Polio 3
Usia 4 bulan : DPT ,HB ,HiB 3 dan Polio 4
Usia 9 bulan : Campak
Imunisasi lanjutan
Usia 18-24 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan campak/MR
Kelas 1 SD/sederajat: 1 dosis campak dan DT
Kelas 2 dan 5 SD/sederajat: 1 dosis Td
Cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) di Indonesia tahun 2016 belum mencapai target. Pemerintah menargetkan cakupan IDL sebesar 91,5 persen, namun hingga akhir tahun hanya 82,1 persen yang berhasil tercapai. Angka tersebut setara 3.589.226 bayi yang lahir sepanjang 2016. Capaian 2016 berbeda dengan 2015 yang berhasil melebihi target. Cakupan IDL mencapai 80 persen, yang lebih besar dari target sebesar 75 persen, Angka tersebut setara 4.139.903 bayi yang lahir setahun kemarin (Widiyani, 2016)
Jenis Imunisasi di Indonesia :
Hepatitis B
Campak
HiB (Hemophilus Influenzae type B)
MMR (Measles Mumps Rubella)
BCG (Bacille Calmette Guerin)
DPT (Difteri Pertusis Tetanus)
polio
1.hepatitis B (HB)
Imunisasi ini memberikan kekebalan terhadap penyakit hepatitis B. Hepatitis B diberikan sebanyak tiga kali. Bila suntikan ke-1 diberikan pada usia satu bulan, maka jangka waktu suntikan ke-2 antara 1-2 bulan kemudian,sedangkan suntikan ke-3 boleh sampai 5 bulan kemudian.
2.Campak
Imunisasi ini diberikan agar bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit campak dan harus diberikan di usia 9 bulan. Biasanya setelah satu minggu bisa timbul sedikit demam pada bayi,namun ini hanya efek sementara.
3. HiB (Hemophilus Influenzae type B)
Imunisasi ini diberikan agar bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit radang selaput otak. Imunisasi ini diberikan tiga kali, dua kali di bawah satu tahun dan satu kali di atas satu tahun. Sampai saat ini, imunisasi HiB belum tergolong imunisasi wajib, karena harganya yang cukup mahal.Tetapi dari segi manfaat,imunisasi ini cukup penting. Hemophilus influenza merupakan penyebab terjadinya radang selaput otak (meningitis), terutama pada bayi dan anak usia muda. Penyakit ini sangat berbahaya karena seringkali meninggalkan gejala sisa yang cukup serius ,misalnya kelumpuhan.Di Indonesia ada dua jenis vaksin yang beredar, yaitu Act HiB dan Pedvax.
4.MMR (Measles Mumps Rubella)
Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah penyakit gondok,campak, serta campak jerman. Imunisasi ini diberikan hanya satu kali. Setelah hari ke-3 biasanya bayi akan panas dan timbul bintik-bintik seperti terkena campak,namun bintik-bintik tersebut akan hilang dengan sendirinya. Sedangkan panasnya bisa diturunkan dengan obat penurun panas yang bisa dibeli diapotik.
5.BCG (Bacille Calmette Guerin)
Imunisasi ini memberikan kekebalan terhadap penyakit TB(tuberkolosis), diberikan hanya satu kali. penyakit TB(tuberkolosis), diberikan hanya satu kali. bulan satu minggu.Suntikan ini akan menampakkan
'bisul' kecil di daerah yang disuntik. Bila tidak, harus dilakukan suntikan ulang.
6.DPT (Difteri Pertusis Tetanus)
Imunisasi ini bermanfaat untuk mencegah timbulnya penyakit difteri,pertusis,dan tetanus. Biasanya setelah 6 jam bayi akan mengalami panas atau timbul uneasy feeling seperti tak mau makan atau murung. Tapi ini hanya efek sementara. DPT dilaksanakn sebanyak empat kali,tiga kali dibawah usia setahun dan satu kali ditas usia setahun.
7.polio
Imunisasi ini bermanfaat untuk mencegah penyakit Poliomielitis. Polio ini bisa digabungkan dengan DPT. Biasanya dilaksanakan di bawah satu tahun.
Daftar pustaka
Yuniarto,Ponco.(2010). PENTINGNYA IMUNISASI BAGI ANAK. BALABA Vol. 6, No. 01, Jun 2010 : 28-29
Hidayah,Nurul,.Sihotang,Maria,Hetty,.Lestari,Wannda.(2018). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI TAHUN 2017. Jurnal Endurance 3(1) Februari 2018 (153-161)
Khomariah,Isna,Nurul,.Suryoputro,Antono,.Arso,Septo,Arso.(2018). ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) PADA BAYI DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG (Studi Kasus pada Puskesmas Kedungmundu dan Puskesmas Candilama). Volume 6, Nomor 5, Oktober 2018
(ISSN: 2356-3346)
Punjabi, Narain ,H,. Richie, Emily,L,. Simanjuntak, Cyrus ,H,. Harjanto, Sri, Juliani,. Wgsasaputraan, Ferry,. Arjoso,Sumarjati,. Rofiq,Ainur,.Prijanto,Mulyati,. Julitasari,.Yela,Ursula,.Herzog,Christian,.Cryz,Stanley,J.(2006). Immunogenicity and safety of four different doses of Haemophilus influenzae type b-tetanus toxoid conjugated vaccine, combined with diphtheria–tetanus–pertussis vaccine (DTP-Hib), in Indonesian infants. Vaccine 24 (2006) 1776–1785.
Nor,Norazmi,mohd,.Suppian,Rapeah.(2013). Induction of an Antibody Response against Plasmodium falciparum F2RIIEBA by Heterologous Prime-boost Immunisation. Tropical Life Sciences Research, 24(1), 9–18, 2013

Nambah ilmu baru 🙏
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKmu punya bakat yang bagus dalam menulis
BalasHapusBagus sekali cara menulis dan menerangkan nya bagus mudah dipahami (: terimakasih telah memberikan ilmu kepada kami yg mungkin sebelumnya belum mengetahui hal ini. Semangat untuk memberikan ilmu nya
BalasHapusMakasih min,
BalasHapussekarang saya jadi tau, share ilmunya bermanfaat bnget:'v
Sangat bermanfaat,apalagi buat ibu2 yang punya anak kecil(:
BalasHapusMakasih sangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat banget nih :) semangat terus untuk memberikan ilmunya hehe ��
BalasHapusBermanfaat
BalasHapusMakasih sangat bermanfaat ilmunya
BalasHapusMakasih Bermanfaat ilmunya ��
BalasHapusGood
BalasHapus👍👍👍👍
BalasHapusGood
BalasHapusAlhamdulillah dapet ilmu baru💛
BalasHapusSangat bermanfaat 👍
BalasHapusBagus, tapi mungkin penulisannya dirapikan lagi
BalasHapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusMantaapp
BalasHapusSangat bermanfaat kaka
BalasHapusSangat Bagus .��
BalasHapusAsyiapp 👍🏻👍🏻👍🏻
BalasHapus👍🏻👍🏻👍🏻 bermanfaat
BalasHapusDua tiga makan biskuat
BalasHapusMakasih gan, bermanfaat
Sangat bermanfaat sekali 👍
BalasHapus